ada kejadian yang membuat saya teringat akan hal yang sudah saya lupakan, keponakan saya perempuan, umur 8 tahun, yang biasa saya panggil dg sebutan " mbak edel", waktu itu sedang liburan dirumah saya (rumah nenek dan kakeknya, yang merupakan kedua orang tua saya). Dia sedang sibuk di ruang tamu rumah dan asyik dengan selembar kertas dan pulpen, dan kemudian dia menghamipiri saya.
" Tante, nitip yah... (sambil menyodorkan amplop yang belum sempurna karena dibuat sendiri) sambil tersenyum lebar, :D
"ini apa mbak" tanya saya. (sambil membolak balik amplop tsb)
"ini surat buat kak ira (keponakanku yang lain, yang sebaya dengannya),,
"iya, ntar tante sampaikan ya,, inshaallah".
"tapi tante jangan buka ya, awas lho.. Tuhan liat lho tante"
"iyaaaaaa... nggaak tante buka koq".. (walaupun sbnrnya penasaran jg saya nya :)) )
"tante boleh liat isi suratnya, tapi kalo sudah dibaca sm kak ira ya tante"
"iyaa mbak" ujar saya sambil tertawa geli karena di bagian dpn amplop surat bertuliskan "JIKA KAK IRA SENANG, MBAK EDEL JUKA IKUTAN SENANG" hahaha
seingat saya terakhir kali berkirim surat waktu kuliah dulu, itu juga surat ijin tidak masuk karena bolos :)), seiring berkembangnya teknologi yang makin canggih, surat sudah hampir dilupakan karena saat ini orang-orang lebih memilih tekhnologi canggih untuk berkomunikasi seperti telepon, SMS, MMS, email dan yang terbaru melalui BBM atau sosial media lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar